Implementation of Local Wisdom-Based Contextual Teaching and Learning in Geography Education at Junior and Senior High Schools in Indonesia: A Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.65430/jssm.v1i3.60Keywords:
CTL, kearifan lokal, pembelajaran geografi, systematic literature review, SMP, SMAAbstract
This study aims to map the trends, methodological characteristics, and dominant findings in the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) based on local wisdom in geography education at the junior and senior secondary school levels in Indonesia. A Systematic Literature Review (SLR) approach was employed using the SPIDER framework, with reporting following the PRISMA 2020 guidelines. A total of 32 SINTA-indexed articles were selected through a staged screening process from the Garuda database, Google Scholar, and the SINTA portal, covering the publication period 2015–2025. The analysis results show that 46.9% of the studies employed a Classroom Action Research (CAR) design, with senior secondary school (SMA) predominating (59.4%). The local wisdom most frequently integrated originated from the island of Java (50.0%) and Bali (15.6%), particularly Pranata Mangsa and Subak. The dominant findings include improvements in cognitive learning outcomes (75% of articles; mean N-Gain of 0.62, moderate category), increased student motivation and engagement, and the strengthening of cultural identity and environmental awareness. This study identifies four major gaps, most notably the scarcity of studies in Eastern Indonesia (6.25%), the absence of longitudinal studies, and limitations in measuring non-cognitive variables. These findings provide a landscape map of the research as well as a priority agenda for the development of contextual geography education in Indonesia.
Downloads
References
Al Musafiri, M. R., & Ilhami, A. I. (2026). The Effectiveness of Google Earth as a Geography Learning Medium on High School Students' Spatial Thinking Skills: A Systematic Literature Review. SIMFONI: Jurnal Sains dan Sosial Multidisipliner, 1(2), 68-74.
Anggini, D. P., & Pratiwi, S. (2023). Implementasi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan masyarakat Baduy untuk menguatkan pemahaman keruangan siswa SMA. Jurnal Pendidikan IPS, 10(1), 41–55. https://doi.org/10.21831/jpips.v10i1.4521
Arifin, M. Z., Nabila, R., & Pranoto, B. A. (2021). The effect of local wisdom-based contextual teaching and learning on geography learning outcomes. Indonesian Journal of Geography Education, 2(2), 88–101. https://doi.org/10.17977/ijge.v2i2.1180
Booth, A. (2016). Searching for qualitative research for inclusion in systematic reviews: A structured methodological review. Systematic Reviews, 5(1), 74. https://doi.org/10.1186/s13643-016-0249-x
Damayanti, F. (2024). Kearifan maritim masyarakat Nusa Tenggara Timur sebagai konten pembelajaran geografi kontekstual. Jurnal Geografi, 21(1), 12–26. https://doi.org/10.15294/jg.v21i1.6610
Fauzi, A., Rahman, T., & Aulia, N. (2021). Penerapan CTL bermuatan kearifan hutan adat untuk meningkatkan hasil belajar geografi siswa SMP di Kalimantan. Edu-Geography, 9(3), 173–185.
Firdaus, R., & Khoirunnisa, L. (2023). Local wisdom-integrated contextual learning to improve geographical concept mastery. Indonesian Journal of Geography Education, 4(1), 33–47. https://doi.org/10.17977/ijge.v4i1.2090
Gunawan, H., & Melati, I. (2025). Integrasi kearifan terasering dalam pembelajaran kontekstual geografi: Sebuah studi metode campuran. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 7(1), 1–18. https://doi.org/10.31764/jgl.v7i1.7702
Hakim, L., & Nurhaliza, S. (2024). Kearifan pesisir Sumatra sebagai basis CTL untuk meningkatkan literasi spasial siswa SMA. Jurnal Pendidikan Geografi, 31(1), 55–70. https://doi.org/10.17977/jpg.v31i1.5512
Hanifah, M., Mohmadisa, H., & Yazid, S. (2019). Professional development of geography teachers for twenty-first century learning. Review of International Geographical Education Online, 9(2), 304–318.
Hasanah, N., & Firmansyah, R. (2021). Efektivitas CTL bermuatan tradisi Nyobeng terhadap pemahaman konsep lingkungan siswa SMP Kalimantan Barat. Edu-Geography, 9(2), 45–58.
Hidayati, E., & Susanto, A. (2017). Penerapan CTL berbasis Pranata Mangsa pada materi iklim untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA. Geomedia, 15(2), 99–110.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.
Kurniawan, A. (2023). Penggunaan CTL berbasis kearifan lokal masyarakat pesisir untuk meningkatkan literasi spasial siswa SMA Sulawesi. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 5(1), 12–27.
Kusumawardani, D., & Aji, P. (2022). CTL berbasis kearifan hutan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan siswa SMA di Sumatra. Jurnal Pendidikan Geografi, 29(2), 121–134. https://doi.org/10.17977/jpg.v29i2.4408
Lestari, W., & Handayani, T. (2018). Kearifan pertanian Jawa dalam pembelajaran kontekstual geografi: Sebuah studi kualitatif. Jurnal Pendidikan IPS, 5(2), 88–99.
Mahardika, R., & Sulistyowati, E. (2022). Pranata Mangsa sebagai konten CTL untuk mengembangkan berpikir kontekstual siswa SMA. Jurnal Pendidikan Geografi, 29(1), 14–28. https://doi.org/10.17977/jpg.v29i1.4112
Maulana, I., & Rizki, A. (2020). Pengaruh CTL berbasis Subak terhadap hasil belajar geografi siswa SMA di Bali. Gea: Jurnal Pendidikan Geografi, 20(1), 33–45.
Mukminan, & Saputra, A. (2019). Pengembangan keterampilan berpikir spasial dalam pembelajaran geografi abad ke-21. Jurnal Geografi, 16(1), 1–12.
Nirwana, P., & Hapsari, D. (2022). Kearifan pesisir Sumatra dalam CTL geografi: Pengaruhnya terhadap motivasi dan hasil belajar. Jurnal Pendidikan Geografi UM, 27(2), 145–158.
Nugroho, B., & Wibowo, S. (2019). Implementasi CTL berbasis Pranata Mangsa untuk meningkatkan hasil belajar geografi SMA. Geomedia, 17(1), 21–33.
Octavia, R., & Ramli, M. (2019). Persepsi guru dan siswa terhadap CTL bermuatan kearifan pesisir dalam pembelajaran geografi SMP. Jurnal Pendidikan IPS, 6(1), 70–82.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Permana, G., & Oktaviani, R. (2020). Kearifan pengelolaan air tradisional sebagai konteks CTL geografi SMP. Edu-Geography, 8(1), 50–61.
Pingge, H. D. (2017). Kearifan lokal dan penerapannya di sekolah. Jurnal Edukasi Sumba, 1(2), 128–135.
Prasetyo, B., Lestari, W., & Hidayat, T. (2021). Pengaruh CTL bermuatan kearifan lokal Sasi terhadap motivasi belajar geografi siswa SMP di Maluku. Jurnal Geografi Edukasi, 3(2), 88–102.
Pratama, Y., Sari, D. P., & Utomo, R. (2023). CTL berbasis kearifan mitigasi bencana untuk meningkatkan kesadaran kebencanaan siswa SMA. Jurnal Geografi, 20(2), 134–149. https://doi.org/10.15294/jg.v20i2.5980
Putra, A., & Larasati, M. (2018). Pengaruh CTL bermuatan kearifan mitigasi bencana terhadap pemahaman mitigasi siswa SMP. Jurnal Pendidikan Geografi, 23(2), 101–114.
Rahayu, S., & Santoso, D. (2020). Implementasi CTL berbasis kearifan lokal Subak pada pembelajaran geografi SMA di Bali. Jurnal Pendidikan Geografi, 27(1), 34–49. https://doi.org/10.17977/jpg.v27i1.3360
Rahmawati, A., Iqbal, M., & Safitri, N. (2023). Integrasi Pranata Mangsa dan sistem sawah dalam CTL geografi lintas jenjang: Studi metode campuran. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 5(2), 88–104. https://doi.org/10.31764/jgl.v5i2.6210
Ramadhani, S. (2024). Efektivitas CTL berbasis Pranata Mangsa terhadap hasil belajar geografi siswa SMA. Jurnal Pendidikan Geografi UM, 29(1), 22–36.
Saputri, L., Anggraini, R., & Wati, S. (2022). CTL berbasis sistem sawah tradisional untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa: Studi metode campuran. Jurnal Pendidikan Geografi UM, 27(1), 60–75.
Setiawan, H., & Marlina, R. (2019). Penerapan CTL berbasis Subak untuk meningkatkan keterlibatan belajar siswa SMP. Gea: Jurnal Pendidikan Geografi, 19(2), 110–122.
Setyowati, R., & Mawardi, M. (2018). Konstruktivisme dan pembelajaran bermakna dalam pendidikan IPS. Jurnal Pendidikan IPS, 5(2), 100–112.
Sumarmi, Bachri, S., & Irawan, L. Y. (2021). Geographical skills and twenty-first century learning in Indonesian secondary schools. Indonesian Journal of Geography Education, 2(1), 1–10.
Suryani, N., Pamungkas, A., & Adi, S. (2015). Penerapan CTL berbasis Subak untuk meningkatkan hasil belajar geografi siswa SMA. Geomedia, 13(1), 15–27.
Susilawati, E. (2016). CTL bermuatan sistem pertanian lokal pada pembelajaran geografi SMA. Geomedia, 14(2), 80–91.
Triandini, E., Jayanatha, S., Indrawan, A., Putra, G. W., & Iswara, I. B. A. (2019). Metode systematic literature review untuk identifikasi platform dan metode pengembangan sistem informasi di Indonesia. Indonesian Journal of Information Systems, 1(2), 63–77. https://doi.org/10.24002/ijis.v1i2.1916
Utami, W. S., Sumarmi, & Ruja, I. N. (2020). Local wisdom-based geography learning and students' environmental awareness. Review of International Geographical Education Online, 10(3), 350–370.
Widyastuti, R. (2022). Implementasi CTL berbasis kearifan lokal Pranata Mangsa dalam pembelajaran fenomena iklim di SMA Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan IPS, 9(1), 67–81.
Wijaya, K., Pertiwi, A., & Hakim, F. (2022). CTL berbasis kearifan maritim untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa SMP di Sulawesi. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 4(2), 142–156.
Wulandari, S., & Setyawan, B. (2017). Penerapan CTL berbasis sistem pertanian lokal untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Gea: Jurnal Pendidikan Geografi, 17(2), 95–107.
Yulianti, R., Dewi, K., & Kusuma, A. (2021). Kearifan Pranata Mangsa dalam CTL geografi: Studi metode campuran terhadap berpikir kontekstual dan motivasi. Jurnal Pendidikan Geografi UM, 26(2), 130–144.











